Kamis, 01 Januari 2009

Buku: The Naked Traveler

Ulasan ini juga saya pindahkan dari blog FS saya. So isinya sama persis.

Judul: The Naked Traveler
Penulis: Trinity
C│Publishing

Sehabis melalap The Girls of Riyadh disela-sela waktu kerja, saya “menggauli” The Naked Traveler setiap sebelum tidur. Hasilnya dalam dua hari selesai sudah kegiatan itu.

The Naked Traveler bukan novel tapi catatan perjalanan yang ditulis oleh seorang wanita Indonesia yang hobi melakukan perjalanan (traveling) sebagai backpacker. Buku ini tidak bercerita tentang indahnya pemandangan di tempat-tempat wisata yang dikunjungi. Buku ini berisi tulisan bukan tentang apa yang dilihat penulis melainkan apa yang dirasakan penulis. Penulis terasa sekali kejujurannya dalam mengungkapkan pengalamannya. Terlebih apa yang dirasakannya. Membaca buku ini akan membangkitkan mimpi sebagian besar orang yaitu bisa traveling ke berbagai penjuru dunia. Terutama ke wilayah-wilayah yang tidak biasa dikunjungi turis.

Pembaca akan merasa kagum dengan penulis mengingat dia sering melakukan perjalanan seorang diri. Trinity telah mengajak kita untuk berani melakukan perjalanan seorang diri walaupun anda seorang wanita muda.

Penuh petualangan, kadang lucu, senang, sedih, bahkan menjengkelkan. Pengalamannya dapat dijadikan petunjuk bagi pembaca yang akan mengunjungi tempat-tempat yang pernah dikunjunginya.Beberapa tempat yang diceritakannya kebetulan pernah juga saya kunjungi. Jadinya mengingatkan saya akan tempat-tempat itu. Dan hasrat untuk melakukan traveling kembali berkobar. Kendalanya hanya satu. Yaitu faktor M.

Salah satu tulisannya yang menarik adalah bagaimana orang Filipina juga suka terbalik dalam mengucapkan huruf p menjadi f, dan huruf f diucapkan sebagai p. Seperti sebagian orang Sundalah dalam mengucapkan Panta, Pespa, Rafat dsb, tapi yang ini lebih farah eh parah.

Ada juga dia mencoba iseng-iseng menganalisa orang dengan main fisik. Cowok paling cakep di dunia adalah cowok Italia, cewek paling cantik cewek Perancis (setuju 100%), negara yang cowok ceweknya cakep cakep adalah Puerto Rico. Cowoknya kayak Ricky Martin semua dan ceweknya kayak J Lo semua. Etnis Asia yang susah dibedakan dari ciri fisiknya adalah Vietnam, Kamboja, Thailand, dan Filipina.

Nah cowok terjelek di dunia menurut dia adalah cowok asli Brunei. Mereka tidak punya manner, dan yang berumur 25-35 pun kayak bapak-bapak. Semua dengan rambut licin berminyak dan kemeja lengan panjang dimasukan ke celana bahan yang garis pinggangnya tinggi bak Jojon! Dia berkesimpulan Sultan Bolkiah adalah satu-satunya cowok yang paling cakep di Brunei.

Bacaan bagus, ringan, dan yang pasti akan men-trigger semangat (mimpi) bertualang bagi para pembacanya. Paling tidak iri sama penulisnya yang telah melanglang buana ke berbagai tempat di dalam dan di luar negeri.

Dari cara menulisnya yang terkesan seenaknya, sebetulnya buku ini dapat menginspirasi kaum muda untuk berani menuliskan pengalamannya dalam satu tulisan yang singkat dan menayangkanya di blog pribadi mereka. Pengalaman apa saja yang di temuinya. Hitung-hitung sebagai latihan menulis.

So guys, write what you have done, seen, and been.

2 komentar:

  1. Wah saya setuju banget sama kata-kata terakhir "write what you have done, seen, and been."
    bikin saya tampah semangat buat terus menulis, meskipun saya menyadari masih banyak kekurangan dalam tulisan saya..

    BalasHapus
  2. naked traveler...

    yeah... dari buku ini aku terinsirasi,, no.... lebih tepatnya terdorong dan termotivasi untuk menjadi traveler yang lebih "NEKAT"

    so.. inform me if there is something good in traveling, hehe...

    BalasHapus